Si Peri Bersayap Tangi

images1

Senja telah tergantikan oleh sang kegelapan, namun hingga kini… peri bersayap tangi tak mau melepaskan memoarnya tentang pemuda bermata setenang telaga, yang ia jumpai tadi.

Pemuda itulah yang menjadi alasan untuk sang peri selalu ke tempat ini. Desa terpencil di tengah hutan, yang damai karena jauh dari bisingnya kota sibuk di ibu kota. Sang Peri bersayap tangi tak pernah melepaskan pandangannya pada pemuda itu. buatnya, pemuda itu adalah segalanya, tak hanya alasan untuk selalu berada si tempat itu, namun juga alasan untuknya tetap bertahan hidup. Malam ini, tak satupun kata bisa menggambarkan apa yang dirasakan si peri bersayap tangi, dia hanya merasakan jantungnya berdetak berpuluh-puluh kali lebih cepat dari batas normal detak seseorang. Dia tak hanya bisa menatap pemuda itu malam ini, bahkan pemuda setenang telaga itu bersandar pada tubuh mungil si peri. Ada senyum kemenangan yang terpancar dari bibir mungil si peri bersayap tangi, manun ketika sang pemuda ingin mengucapkan sesuatu, si peri malah memejamkan matanya. Jiwanya terperosok jauh dalam jurang tak bertepi sang semesta, hanya gelap tang isakan yang menghantui. Ketika itulah sang pemuda menyadari, sesuatu telah terjadi pada sang peri. Dan itu adalah sebuah kematian..

5 Responses to this post.

  1. sedih banget, kenapa pas dah ketemu malah pisah…wangi jahat ah!he..he..keep write girl!!!

    Reply

  2. Posted by Kabud on November 22, 2008 at 2:35 am

    sebenernya menceritakan siapa sih?
    awalnya aku menyangka aku mengetahui si pemuda bermata setengah telaga itu (gimana ngebayangin telaga cma setengah), tapi setelah mengakhiri membaca ceritamu, sungguh tak sesuai harapan. ku kecewa… hiks…

    Reply

  3. Posted by ut1k on November 22, 2008 at 9:57 am

    kok perinya mati???? wangi kakakmu punya blog??? aku mau tahu dunkz..wiwik dan eka kan sama-sama suka anime…wehehe

    Reply

  4. Posted by gayungpatah on November 22, 2008 at 9:59 am

    Sebenarnya siapa yang ingin kau tempatkan sebagai si pemuda bermata telaga? kau tau aku membelokkan Fakta…

    Mungkin pemuda itu sama seperti yang ada di benakmu…

    Reply

  5. Posted by gayungpatah on November 23, 2008 at 9:47 am

    liat aja di blogrollQ
    “Kabud”
    -wiwik dan eka-

    Reply

Respond to this post