“ibu… aku ingin menjadi temanmu… bukan anak yang tiap hari menjadi seorang yang kau diami tiap pagi, mari kita berubah untuk hari-hari yang lebih bahagia esok… aku sangt mencintaimu, dan aku ingin kaumenyadari itu…”
Archive for November, 2008
23 Nov
“Sajak kepasrahan”
***
Aku menatap pantulanku di cermin usang itu, tampaknya kali ini kekalutan telah memasukiku hingga aku tak lagi temukan udara segar dalam pijakanku. Semua yang kuanggap benar semula, telah menjelma bagai hitam yang sudutkan aku dalam ketidakpastian. Aku melangkah pada titi yang salah, hingga aku terseret arus yang suluk di bawahnya.
kini segalanya telah lenyap, aku hanya [...]
20 Nov
Si Peri Bersayap Tangi
Senja telah tergantikan oleh sang kegelapan, namun hingga kini… peri bersayap tangi tak mau melepaskan memoarnya tentang pemuda bermata setenang telaga, yang ia jumpai tadi.
13 Nov
Untuk Sahabat dalam imajiku
Hidup membuatku mengerti tentang makna sahabat… persahabatan adalah suatu proses untuk belajar menerima seseorang dengan tak mempermasalahkan latar belakangnya, entah dia dari keluarga pejabat, pembunuh, konglomerat ataupun dia dari keluarga miskin sekalipun. Persahabatan adalah proses untuk menerima seseorang dengan tak mempermasalahkan statusnya, baik dia seorang Odha, jomblo, Addict, terakreditasi, disamakan, pembohong, sudah kawin. Sahabatlah yang [...]
5 Nov
si loper tadi siang
tadi siang aku bertemu dengan seorang loper koran di perempatan matahari… Dia bukan pujangga, dia juga bukan orang terkenal, pejabat, ataupun konglomerat, yang dapat membuat seseorang terkagum padanya. Namun dia telah mencuri hatiku, untuk mengaguminya, sesuatu yang membuatku kagum adalah caranya menikmati dunia, panas bukan alasan untuknya tak lagi mencari sesuap nasi. Seterik apapun dia [...]




